Recent in Mens

Rabu, 27 Mei 2015

Zulfikar

Dilematika Muslim Rohingya


Muslim rohingya adalah penduduk pribumi yang berada sebelum kemerdekaan Myanmar tahun 1948, namun pemerintah buddhis Junta militer myanmar membalikan fakta tersebut dengan berpandangan bahwa Muslim Rohingya adalah bukan warga negara Myanmar. Lebih dari 7000 orang Muslim Rohingya dilecehkan, ditindas, dibantai dan dibunuh oleh pemerintah militer Junta. Kekejaman tersebut didukung oleh biksu Wirathu yang sebelumnya dipenjara akibat menghasut umat budha untuk membenci muslim, hasilnya kerusuhan anti muslim terjadi tahun 2003. Kemudian ia dipenjara selama 7 tahun akibat ulahnya dan iapun bebas dari penjara tahun 2010 dan mendapatkan amnesti setelah pascareformasi berkuasa di Myanmar. Selepas keluar dari penjara ia menjabat sebagai kepala Bihara Masoeyein Mandalay, di kompleks yang cukup luas tersebut ia memimpin puluhan biksu dan memberikan pengaruh besar terhadap 2.500 umat budha tersebut. Biksu Wiratha mengkampanyekan provokatif anti-Isam keseluruh wilayah Myanmar melalui pemasangan stiker di tempat umum, warung, sepeda motor dan mobil.

Seiring bergulirnya kampanye provokatif, Muslim Rohingya dibantai akibat pengaruh buruk yang dilakukan oleh Biksu Wiratha yang membuat tindakan keji atas dasar menghentikan perkembangan umat islam di Myanmar. Pada akhirnya mereka mengungsi ke luar negeri untuk menghindari pembantaian yang dilakukan oleh biksu Myanmar, merekapun terombang-ambing di laut menggunakan perahu sederhana dengan persediaan makanan yang tidak cukup. Mereka mencari suaka di negara Thailand, Malaysia, dan Singapore. Akan tetapi mereka ditolak oleh negara tersebut karena berbagai alasan.Allahhuakbar..