Recent in Mens

Minggu, 30 Agustus 2015

Zulfikar

Pengaruh Pengusaha pada pertumbuhan Ekonomi


Pada kolom Bisnis di VIVA.co.id edisi 25 Juni 2015, Rochimawati menulis 9 negara dengan jumlah pengusaha terbanyak, posisi pertama diisi oleh Uganada, kedua oleh Thailand dan ketiga adalah Brazil. Jumlah pengusaha Indonesia hanya kurang dari 4% dengan jumah penduduk lebih dari 240 juta penduduk. Angka tersebut lebih kecil di bandingkan negara tetangga yaitu Singapore sekitar lebih dari 10%. Hal tersebut tak lepas dari pengaruh mata uang indonesia (RP) terhadap (USD) terkini yang terperosok pada angka RP.14.107,- memberikan pukulan keras kepada warga Indonesia, dimana ongkos kebutuhan impor akan membengkak dan berpengaruh terhadap pasar lokal.
Hal ini membuktikan bahwa kurangnya pengusaha lokal, sehingga pemerintah selalu mengimpor kebutahan pokok, apabila kita melihat kekayaan bumi pertiwi banyak sektor yang belum dikelola dengan sempurna dikarenakan kurangnya SDM yang memadai.
Selain itu, dapat dikatakan bahwa lesunya ekonomi nasional karena kurangnya produksi dalam negeri yang diakibatkan oleh persaingan berat dengan produk luar negeri yang menggunakan teknologi canggih.
Seharusnya pemerintah membuat program Big Plan” dimana program tersebut akan mendorong ekonomi lokal secara bertahap. Program tersebut diantaranya adalah : 1.Membantu  Pengusah Menengah-kebawah agar dapat menigkatkan produktifitasnya sehingga akan bertambahnya lowongan pekerjaan baru karena kebutuhan tenaga kerja, 2.Memfasilitasi pengusaha menengah-kebawah dengan memberikan subsidi dan menyediakan kebutan pokok guna menstabilkan kebutuhan pokok, 3.Melindungi pengusaha menengah-kebawah dari gempuran produk-produk Cina  dan negara lain dengan membatasi masuknya ke pasar lokal, 4. Memberikan pelatihan, workshop, dan seminar kepada pengusaha baru dibawah 1 tahun yang sedang merintis usaha. Hal tersebut sangat berpengaruh besar guna mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih baik.
Pengusaha sangat berperan aktif dalam pertumbuhan ekonomi dengan membayarkan sebagian kecil pendapatan yang ditetapkan oleh pemerintah untuk pajak yang dikelola oleh negara. Sejatinya indonesia harus memulai pondasi ekonomi dengan peningkatan pengusaha dari sektor pangan, perikanan, tekstil, pertambangan,  maupun infrasturtur yang kurang digarap dengan sempurna oleh pemerintah maupun swasta.
Sudah semestinya perintah memberikan dukungan kepada pengusaha lokal untuk mengembangkan usaha agar dapat meningkatakan kualitas dan dapat bersaing menjadi prodok dunia, seperti produk, sepatu, sepeda, dan produk lainnya yang sudah melanglang buana ke pasar Asia, Eropa, Amerika, dan seluruh belahan dunia.

Selain itu pemerintah sebagai pemegang kebijakan  harus melindungi pengusaha dalam negeri dengan membatasi produk impor seperti China, Jepang, dan Korea. Agar pengusaha Indonesia dapat bertahan dan mengembangkan usahanya dari serbuat produk-produk negara Cina yang menjadi bumerang ketika produknya dapat masuk dengan bebas, itu artinya bahwa pengusa lokal akan gulung tikar karena produk Cina menawarkan harga yang lebih terjangkau, maka ada beberapa artis tanah air yang mengkampanyekan memalui layar kaca maupun sosial media untuk mendukung produk dalam negeri. I LOVE PRODUK INDONESIA.